11 kebiasaan menyebabkan wajah mudah kerepot, tubuh nampak berusia

June 26, 2020
Oleh Azimah

RAMAI tak dalam kalangan kita merasakan wajah sendiri lebih tua dari usia yang sebenarnya? Atau tak menyukai dengan apa yang dilihat di cermin? Jika ya, inilah saatnya untuk mengevaluasi beberapa rutin harian korang.

Sedar tak bahawa makanan yang dimakan bahkan cara hidup dapat membuat kita terlihat lebih tua dan tidak sihat?

Inilah kebiasaan menurut para pakar dan pengkaji yang sebaiknya dihilangkan dari rutin harian korang.

1. Terlalu multitasking

"Ramai berfikir bahawa multitasking itu baik. Jika bercakap mengenai kecepatan bekerja, mungkin saja hal itu benar. Tapi, multitasking boleh membuat anda stres," kata Raymond Casciari, MD, Ketua Perubatan dari St Joseph Hospital di Orange, California.

Beberapa kajian menunjukkan bahawa stres kronik boleh memicu pelepasan radikal bebas. Ia merosakkan sel antara sebab utama penuaan.

Dr Casciari menyarankan agar fokus kepada satu tugas pada satu-satu waktu dan hanya berpindah tugas setelah menyelesaikan tugas yang pertama.

2. Makanan manis

Selain boleh menambah berat badan, makanan manis juga dapat membuat wajah terlihat lebih tua.

"Secara dalaman, molekul gula menempel pada serat protein di setiap sel tubuh kita," kata Doktor Kulit di San Diego, California, Dr Susan Stuart, MD.

Proses ini dikenal dengan sebutan glikasi, dan dapat mengakibatkan hilangnya 'cahaya' dari wajah seseorang.

Akibatnya, ia boleh menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata, membuat wajah terlihat bengkak, menimbulkan garis-garis halus dan kerutan di kulit, menyebabkan hilangnya kontur wajah dan meningkatkan ukuran pori-pori.

3. Tidur kurang lima jam setiap malam

Melewatkan waktu tidur tidak hanya menyebabkan kantung hitam di bawah mata, tapi juga dikaitkan dengan umur lebih pendek, kata Dr Casciari.

"Tidur dalam tempoh tujuh jam adalah waktu yang ideal," katanya.

4. Kerap menonton TV, skrin

Kongsi British Journal of Sports Medicine menyebutkan bahawa untuk setiap jam menonton televisyen atau skrin, orang dewasa menjadi lebih pendek umur selama rata-rata 22 minit untuk setiap jam yang mereka habiskan di depan skrin.

Ironinya ramai yang menghabiskan rata-rata enam jam sehari untuk menonton TV atau sekarang telefon pintar.

Menurutnya, harapan hidup mereka menjadi lebih pendek sekitar lima tahun dibanding rakan-rakannya yang kurang hobi menonton TV atau melihat skrin.

Ketika duduk selama lebih 30 minit, tubuh mulai mendeposit gula ke dalam sel-sel tubuhRisiko kenaikan berat badan meningkat. Hal yang sama berlaku untuk kegiatan duduk-duduk santai, meski tidak menonton TV.

5. Tidak menggunakan krim mata

Tidak menggunakan krim mata, kulit di sekitar mata lebih tipis dibandingkan kulit di seluruh wajah. Akibatnya bahagian itu lebih mudah untuk berkedut, kata Dr Stuart.

Justeru, jaga kelembapan kawasan mata dengan rutin memakai pelembap khusus mata.

Iklan

"Krim mata yang paling efektif adalah yang mengandung Retin A," kata Dr Stuart. Faktor penting lainnya adalah kandungan emolien, antioksidan, asam hyaluronic dan vitamin C.

"Semuanya itu dapat mempromosikan pembentukan kolagen dan elastin untuk mengencangkan kulit dan mengurangi garis-garis halus di sekitar mata," katanya lagi.

6. Tiada pelindung matahari

Pelindung matahari hanya digunaka pada saat berlibur atau ke pejabat.

Terdedah lama kepada matahari boleh menyebabkan kulit cepat rosak, kata Pakar Dermatologi di Wake Forest Baptist Medical Center Wake Forest, Prof Sarah L. Taylor, MD.

"Penyebab nomor satu penuaan dini pada wajah adalah paparan ultraviolet.

"Sinar UV hadir bahkan ketika hari mendung atau hujan. Lindungi kulit Anda dengan memakai sunblock setiap pagi hingga matahari terbenam, tidak kira sama ada anda di dalam atau luar bangunan," kata Sarah.

Menurutnya, cadangan penggunaan pelindung matahari yang dicadangkan adalah SPF antara 30 dan 50 untuk penggunaan sehari-hari.

7. Mekap terlalu tebal

Memakai terlalu banyak make-up "Mengenakan rias berlebihan, terutama produk mekap berasaskan minyak boleh menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan jerawat.

Iklan

Selain itu, terlalu menggunakan produk kulit dengan wangian, bahan kimia dan alkohol dapat menghapus minyak alami kelembapan kulit.

Walhasil, muncul garis-garis pra matang dan kerepot.

8. Tidur telangkup dengan muka di bantal

Tidur telungkup dengan wajah bertumpu pada bantal dapat menyebabkan kerutan dan mempercepat penuaan.

"Jaringan ikat dan kolagen pada wajah menjadi lemah," kata ahli bedah plastik wajah dan perawatan kulit, James C. Marotta, MD.

Jika posisi ini tetap dibiarkan dalam waktu lama, garis lipatan dari bantal boleh menyebabkannya kekal. Posisi terlentang adalah posisi tidur yang terbaik, apalagi jika sarung bantal korang terbuat daripada bahan satin.

Bahan satin lebih berisiko mencetak kerutan di wajah dibandingkan dengan bahan lainnya seperti kain kapas.

9. Merokok

Efek negatif mengonsumsi tembakau telah dibuktikan para pengkaji dari University of Bristol dalam jurnal PLOS Genetics yang terbit 31 Oktober 2019. Ia disiarkan sains.kompas.com hujung tahun lalu.

Dalam kajiannya, para ahli menggunakan data genetik dari Biobank Inggeris. Data ini melibatkan 500,000 responden. Dari situ, para pengkaji mendapati 18,000 sifat berbeza untuk melihat sejauh mana rokok dapat mempengaruhi seseorang.

Menurut pengkaji, semakin kerap seseorang merokok, maka jumlah kerutan yang ada di wajah juga akan semakin cepat bertambah. Inilah yang menyebabkan wajah seorang perokok tampak lebih tua.

10. Terlalu memusuhi semua jenis lemak

Beberapa lemak diperlukan untuk menjaga tubuh agar tetap sihat dan muda, kata ahli gizi dan fisiologi olahraga dari Brooklyn, NY, Franci Cohen.

Lemak Omega-3 yang banyak dalam minyak ikan (seperti salmon dan mackerel) dan kacang-kacangan tertentu dapat menjaga kulit tetap lentur dan lembab, sehingga mencegah kerepot selain menjaga kesihatan jantung dan otak.

Cohen mencadangkan korang agar makan setidaknya dua porsi ikan setiap minggu.

11. Selalu membongkok

Membongkok atau selalu menunduk selama berjam-jam dapat menyebabkan tulang belakang membentuk postur membongkok seperti orang lanjut usia, kata aahli ortopedi tulang belakang di Hoag Orthopedic Institute di Irvine, California, Jeremy Smith, MD.

"Tulang belakang memiliki bentuk seperti huruf S yang seimbang. Postur tubuh yang buruk akan menghilangkan keselarasan ini dan sebagai hasilnya, otot dan tulang menjadi stres.

"Jika postur tubuh yang buruk tidak segera diperbaiki, maka menyebabkan degenerasi atau cacat tulang secara berterusan. Praktikkan postur tubuh yang baik iaitu bahu, dan pinggul harus membentuk garis lurus ketika korang duduk atau berdiri.

Sekarang ni ramai yang 'menunduk' sebab sibuk tengok telefom bimbit memasing kan... Ha.. jaga-jaga! -AG #janganputusasamalaysia

Sumber olahan: Lifestyle Kompas.com

Foto: Unsplash, sumber internet